littlegirltravels.com – Pariwisata mengalami dampak parah akibat wabah corona seperti halnya sektor lainnya. Setiap lapis dalam industri pariwisata merasakan kejutan ini. Mulai dari maskapai, hotel, bus, tour guide hingga perusahaan wisata yang menjadi operator perjalanan wisata. Maskapai dan hotel dapat bertahan dengan merumahkan sebagian karyawannya sambil menunggu sinyal dari pemerintah bahwa kondisi sudah membaik.

Dan ketika prosedur new normal diterapkan pada industri perhotelan, ada begitu banyak hal yang harus dipersiapkan agar hotel dapat diizinkan beroperasi lagi. Begitu juga dengan tenaga pendukung industri hotel harus mengikuti prosedur ini agar dapat bekerja seperti biasa.

Protocol new normal di industri pariwisata disebut dengan safe travel. Seperti apakah protocol new normal yang ditetapkan dunia pariwisata dan menjadi standar operasional perhotelan diseluruh negara:

  1. Room Keys

Pembersihan terhadap barang-barang yang paling banyak disentuh oleh tamu dan staf hotel seperti kunci kamar akan menjadi fokus dari hotel. Staf kebersihan akan memastikan pembersihan ini dilakukan sebelum tamu hotel datang, di hari tamu menginap, beberapa kali dalam sehari dan ketika tamu check out.

Bahkan tamu dapat meminta pembersihan kepada tenaga kebersihan jika dirasa perlu. Tenaga staf kebersihan akan diperbanyak mengingat jadwal pembersihan bisa meningkat 3 – 4 kali lipat dari biasanya. Untuk area-area atau titik yang biasa disentuh oleh manusia, baik petugas maupun  menjadi prioritas untuk dibersihkan secara rutin.

  1. Social Distancing

Pemberlakuan social distancing wajib di area hotel baik oleh tamu, maupun staf hotel tanpa terkecuali. Untuk memudahkan protokol ini, diberikan penanda atau informasi sehingga setiap orang teredukasi dengan baik tentang protokol ini. Hal yang sama juga berlaku di area lift, di mana kapasitas lift dikurangi setengahnya sehingga bagi hotel yang memiliki lift terbatas, akan terjadi penumpukan tamu yang akan menggunakan lift. Hotel harus dapat mengantisipasi hal ini. disediakan petugas lift dan hand sanitizer untuk pembersihan tangan petugas dan tamu sebelum dan sesudah menggunakan lift.

Baca Juga : Destinasi Wisata di Bali yang Tutup Selama Wabah Covid-19

  1. Train The Staff

Dengan adanya protocol new normal, setiap hotel wajib memberikan pelatihan khusus kepada stafnya agar pemahaman protokol ini sama dan diterapkan di semua area hotel. Misalnya protokol jaga jarak, protokol kebersihan yaitu menggunakan masker dan sarung tangan dan rutin mencuci tangan.

  1. Reduce The Stuff

Protokol new normal membuat efisiensi dilakukan oleh hotel demi menghindari penularan melalui barang-barang yang ada di hotel seperti bantal dekorasi, kertas, pena, hingga gantungan baju. Sehingga untuk keperluan ini, tamu harus membawa sendiri barang-barang yang sekiranya dia butuhkan. Karena hotel tidak akan menyediakan lagi dan ini disebutkan dengan jelas di website hotel tentang apa yang akan diterima tamu dan apa-apa yang tidak lagi disediakan hotel.

  1. Cashless

Pembayaran cashless akan semakin ditekankan agar tamu bisa menghindari kontak seminimal mungkin. Kontak yang mungkin terjadi adalah kartu pembayaran. Dan hal ini sudah diantisipasi dengan pemberian disinfektan yang tersedia di meja resepsionis. Selain itu, tamu bisa menggunakan pembayaran melalui transfer. Dan untuk check in, sangat disarankan melakukannya melalui online untuk menghindari penumpukan di area resepsionis. Check in di resepsionis hanya dilakukan bagi tamu yang memesan langsung ke hotel.

  1. Contactless Room Service

Room service tetap tersedia namun diusahakan dilakukan tanpa kontak fisik secara langsung. Misalnya permintaan handuk dapat dilayani dengan pemberian handuk di dalam plastic dan tamu menerima plastic setelah sebelumnya disemprot dengan disinfektan. Hal ini berlaku untuk semua jenis room service yang tersedia di hotel.

  1. Communicative Information

Staf hotel akan memberikan informasi mengenai protokol new normal sebelum tamu membayar, setelah membayar melalui online maupun ketika berada di hotel.

komunikatif serta informatif

Informasi ini juga disediakan secara lengkap di web hotel sehingga konsistensi penyampaian protokol new normal yang bertujuan tamu teredukasi dengan baik dan siap dengan aturan-aturan baru ini.

  1. Opening Restaurant and Meeting Room Protocol

Untuk 2 area umum ini, hotel menerapkan protokol terpisah karena tempat ini menjadi tempat berkumpul di ruang tertutup dengan jumlah tamu hotel yang banyak. Berikut protocol yang diberlakukan di restoran:

  • Kesehatan dan kebersihan layanan di restoran
  • Jarak sosial di restoran
  • Minimalisasi titik sentuh dengan peta digital untuk menu
  • Area parkir dibatasi dan pengaturan parkir dilakukan dengan baik

Protokol untuk ruang meeting:

  • Penyemprotan rutin ruang meeting
  • Menghilangkan barang-barang perantara yang bisa menjadi media penularan seperti kertas, pulpen, gelas.
  • Penggunaan masker dan sarung tangan plastik
  • Mengatur jarak kursi antar peserta meeting
  • Menghilangkan meja dan mikrofon

Penerapan protokol ini merupakan solusi dunia pariwisata di tengah pandemi yang belum sepenuhnya berakhir. Agar dunia bisnis dapat berjalan dengan menerapkan protokol untuk menghindari penyebaran dan bertambahnya korban pandemi.